
Mulai dari tindak anarki suporter hingga ketidakmampuan panitia dalam menyelenggarakan pertandingan yang mungkin bisa menjadi pelajaran untuk kita semua,yang benar-benar ingin menikmati sepak bola sebagai olahraga yang selain menghibur juga berpotensi untuk persatuan bangsa.
74 orang tewas dan sedikitnya 1.000 terluka Rabu (2/2/2012) kemarin,ketika
penggemar sepak bola Mesir melancarkan invasi lapangan di kota Port
Said,dalam apa yang disebut wakil menteri Bencana Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Nasional.Politisi marah mengecam kurangnya keamanan pada pertandingan antara tim
Port Said al-Masry dan Kairo Al Ahli, klub Mesir yang paling sukses,dan menyalahkan para pemimpin bangsa untuk memungkinkan atau bahkan
menyebabkan tragedi itu.
Kerusuhan ini bermula ketika ribuan suporter al-Masry tidak terima tim kesayangannya ditekuk 1-3 oleh al Ahli,dan para suporter ini langsung turun kelapangan mengejar para pemain lawan dan memukulinya.Pasukan keamanan yang dikerahkan untuk mengamankan jalannya pertandingan pun kewalahan,tak ayal para suporter yang murka bisa leluasa mengirim bogem mentah dan tendangan kepada para pemain-pemain Al-Ahli.
Aksi bakar-bakaran pun terjadi diluar stadion sebagai bentuk protes.Menurut stap medis setempat,korban tewas kebanyakan dari pihak keamanan.Kekerasan dan kericuhan di sepak bola Mesir mulai meningkat pasca panasnya situasi politik di negeri piramid itu lebih dari setahun yang lalu.Kiat pemerintah mesir sendiri menetapkan Hari Berkabung Nasional selama 3 hari pasca terjadi tragedi tersebut.
Sumber:
http://set-byte.com/football/tragedy-in-mesir-70-people-killed.html
Saya kira cuma di Indonesia yang sepak bolanya kisruh, tapi di negara lain ternyata lebih parah lagi..
ReplyDeletePrihantin untuk dunia sepak bola
salam,
http://adis-outline.blogspot.com
@Adis Outline
ReplyDelete9 korban tragedi tugu tani ga seberapa bila kita bandingkan dengan tragedi sepak bola dibebrapa negara,toh kita membenci Apriani karena dia mengkonsumsi narkoba.
Tragedi di sepak bola Ini menjadi keprihatinan kita,dimana suporter sepak bola dekat sekali dengan "emosi" dan ini sangat mudah di arahkan tuk anarki oleh orang-orang yang tidak bertanggung-jawab.Semoga ini jadi tragedi terakhir ya sop di dunia sepak bola,maksih,happy blogging.
aneh ya. suporter al-Masry kok bisa tidak terima tim kesayangannya ditekuk 1-3. kalau menang diem diem aja. memang al Masry permainan jelek kok. wah payah ne suportet al masry.. nice info sob happy blogging
ReplyDeleteweleh2,, sama kyk supporter indonesia juga ya,, suka rusuh,, ahhaha, tapi parah banget tuh ampe yg mati sebanyak itu, ckkckck,
ReplyDeletePunten melenceng tina thema,
ReplyDeleteselamat sobat sudah dapet PR3,
sepertinya google tadi malam update ...
happy blogging
Tragedi ini bisa dikatakan sebagai tragedi terburuk sepanjang sejarah sepak bola dunia. Kemaren juga di Yogya, satu hari setelah kejadian Mesir, supporter juga ikut2an kayak mesir...untungnya pasukan Brimob dah antisifasi duluan...moga tidak dicontoh Indonesia...happy blogging
ReplyDeleteSepokbal mesir lebih parah dari indonesia padahal
ReplyDeletebener-bener tragedi yang buruk dan semoga tidak menjadi contoh sobat...
ReplyDeletebeda-beda tipislah dgn Indonesia... :(
ReplyDeletegak jauh beda juga dgn indonesia
ReplyDeleteapa y solusi terbaik agar gak terjadi lagi...??