Jelang Laga Real Madrid Vs Bayern Munchen 26 April 2012, pukul 01.45 WIB. Nampaknya dipertemuan Real Madrid vs Bayern Munchen di laga Leg ke-2 babak semifinal ini akan jadi pertarungan dan adu strategi antar dua pelatih kawakan. Pasalnya Mourinho tak mau mengulang nasib buruk sebelumnya dalam menghadapai Bayern Munchen di babak semifinal Liga Champions. Tiga kali menelan kekalahan di 5 laga semifinal dapat menjadi penghalang Morimho untuk membawa Los Blancos meraih tiket final.
Jose Mourinho
Mengalahkan Barcelona di kancah La Liga tidak dapat menjadi patokan Mourinho dalam melihat kesiapan skuadnya saat menjamu Bayern Munchen di Bernabeu. Perbedaan gaya bermain antara Barca dan Bavaria memaksa Mourinho menyusun strategi baru. Tidak hanya dalam kondisi tertinggal 1-2 di leg ke-1, Morinho harus menghadapi lawan yang memiliki gaya bermainnya mirip dengan skuadnya. Sama-sama mengandalkan serangan balik yang cepat, Mourinho harus beradu ketajaman. Hanya kemenanganlah yang mampu menghapus mimpi buruk Mourinho di semifinal sekaligus mendekatkan skuadnya untuk memenuhi harapan madriddista dalam meraih gelar ke-10 Liga Champions.

Mengalahkan Barcelona di kancah La Liga tidak dapat menjadi patokan Mourinho dalam melihat kesiapan skuadnya saat menjamu Bayern Munchen di Bernabeu. Perbedaan gaya bermain antara Barca dan Bavaria memaksa Mourinho menyusun strategi baru. Tidak hanya dalam kondisi tertinggal 1-2 di leg ke-1, Morinho harus menghadapi lawan yang memiliki gaya bermainnya mirip dengan skuadnya. Sama-sama mengandalkan serangan balik yang cepat, Mourinho harus beradu ketajaman. Hanya kemenanganlah yang mampu menghapus mimpi buruk Mourinho di semifinal sekaligus mendekatkan skuadnya untuk memenuhi harapan madriddista dalam meraih gelar ke-10 Liga Champions.

Jupp Heynckess
Santiago Bernabéu markas bersar El Real memiliki Auro luar bisa kuat, tm biasa-biasa tentu akan bergetar ketika menginjakan kaki di Bernabeu. Tetapi Bayern Munchen bukanlah tim yang biasa-biasa saja. Prestasi Jupp Heynckess di Liga Champions memang belum cukup membanggakan. Namun dalam menghadapi Real Madrid pada laga ke-2 Liga Champions Jupp Heynckess telah mengetahui kekuatan Los Blancos di Santiago Bernabeu. Ini tidak lepas dari pengalamannya bersama Los Blancos saat menduduki kursi pelatih di musim 1997 - 1998.
Bahkan Heynckess telah menjadi bagian dari sejarah Real Madrid dengan meraih gelar ke-7 Los Blancos di Liga Champions. Ini menjadi gelar satu-satunya Heynckess di Liga Champions selama karirnya. Hal ini memicu motivasi hingga ambisi tersendiri untuk membawa Munchen menuju final pada musim ini. Memiliki pengalaman besar dengan melatih tim-tim besar Eropa, Heynckess siap mempertaruhan segalanya, menyiapkan sejumlah pemain siap tempur.Munchen bersama Heynckess siap memberikan kejutan demi sebuah Laga Final yang rencananya akan berlangsung di markas Bayern Munchen.
Sumber
Santiago Bernabéu markas bersar El Real memiliki Auro luar bisa kuat, tm biasa-biasa tentu akan bergetar ketika menginjakan kaki di Bernabeu. Tetapi Bayern Munchen bukanlah tim yang biasa-biasa saja. Prestasi Jupp Heynckess di Liga Champions memang belum cukup membanggakan. Namun dalam menghadapi Real Madrid pada laga ke-2 Liga Champions Jupp Heynckess telah mengetahui kekuatan Los Blancos di Santiago Bernabeu. Ini tidak lepas dari pengalamannya bersama Los Blancos saat menduduki kursi pelatih di musim 1997 - 1998.
Bahkan Heynckess telah menjadi bagian dari sejarah Real Madrid dengan meraih gelar ke-7 Los Blancos di Liga Champions. Ini menjadi gelar satu-satunya Heynckess di Liga Champions selama karirnya. Hal ini memicu motivasi hingga ambisi tersendiri untuk membawa Munchen menuju final pada musim ini. Memiliki pengalaman besar dengan melatih tim-tim besar Eropa, Heynckess siap mempertaruhan segalanya, menyiapkan sejumlah pemain siap tempur.Munchen bersama Heynckess siap memberikan kejutan demi sebuah Laga Final yang rencananya akan berlangsung di markas Bayern Munchen.
Sumber
Semalam saya uda nonton sobat, dan memang laga tanding yang seru, sampai-sampai lanjut ke adu penalty...
ReplyDelete