
Keinginannya tuk jadi seorang Bidan yang penuh cinta kasih berawal dari cerita duka saudara perempuannya ketika Robin Lim masih di Amerika Serikat yang meninggal akibat terlambat ditangani persalinannya oleh dokter ketika akan melahirkan.
Profesi bidanpunya banyak tantangan.Tugasnya bukan sekadar membantu persalinan,namun juga menjadi mitra bagi perempuan,terutama di daerah,untuk lebih berdaya atas dirinya.Bagi Ibu penyuportYes You Can ini, “Tiap nafas pertama bayi di bumi ini adalah perdamaian dan cinta.Tiap ibu seharusnya sehat dan kuat. Tiap kelahiran seharusnya aman dan menyenangkan.Tapi, dunia kita belum sepenuhnya sampai ke sana".
Bumi Sehat adalah klinik dimana sekarang Robin Lim mendikasikan pengabdiannya bagi kesehatan ibu dan anak di Indonesia.Khususnya di Bali dan Aceh Robin Lim tidak pernah memungut bayaran kepada pasien,bidan asal Amerika itu berusaha melawan arus komersialisasi persalinan.Semua bidan di Bali dan Aceh sekarang sibuk melayani ibu-ibu yang mau melahirkan, kata Robin.Sejak tahun 2005 sudah ada 113 ribu orang mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis dari Klinik Bumi Sehat.Selain ASI eksklusif ada satu hal yang penting diingat pasangan yang ingin punya anak.
“Ada resep gratis untuk punya anak yang lebih pintar yaitu ibu hamil harus banyak tertawa,atau dengan kata lain rileks.Ada hormon sedih namanya kortisol,kalau ibu hamil,banyak kuatir,banyak menangis,pasti banyak kortisol dalam badannya,itu akan berpengaruh pada otak anak nanti. Maka,ini jadi tugas Bapak untuk membuat ibu hamil sering tertawa,” papar Robin Lim.
“Ada resep gratis untuk punya anak yang lebih pintar yaitu ibu hamil harus banyak tertawa,atau dengan kata lain rileks.Ada hormon sedih namanya kortisol,kalau ibu hamil,banyak kuatir,banyak menangis,pasti banyak kortisol dalam badannya,itu akan berpengaruh pada otak anak nanti. Maka,ini jadi tugas Bapak untuk membuat ibu hamil sering tertawa,” papar Robin Lim.
Bicaranya tenang dan suaranya lembut,dan ia mampu menjelaskan pentingnya kesehatan ibu hamil dan bayi yang baru dilahirkan, dengan bahasa medis yang sederhana.Robin Lim melakukan pekerjaannya dengan tulus dan penuh dedikasi. Tidak pernah terpikir, bahwa satu ketika pekerjaannya sebagai bidan desa selama 20 tahun di Bali, membuat stasiun televisi terkemuka, CNN, memberinya gelar “Hero 2011”. Robin menceritakan kesannya, dalam suatu perbincangan di Pusat Kebudayaan Amerika, Minggu siang.
Bidan punya andil besar atas kesehatan juga kesejahteraan ibu hamil, terutama di pedesaan.Berbagai cara dilakukan bidan untuk menjawab tantangan.Minimnya akses kesehatan,tak adanya biaya jelang persalinan,serta budaya setempat yang berdampak pada kesehatan ibu menjadi sejumlah masalah sekaligus tantangan yang dijawab bidan inspirasional peraih penghargaan CNN Hero of the Year 2011 ini.
Sumber: Klinik Bumi Sehat.
Bidan punya andil besar atas kesehatan juga kesejahteraan ibu hamil, terutama di pedesaan.Berbagai cara dilakukan bidan untuk menjawab tantangan.Minimnya akses kesehatan,tak adanya biaya jelang persalinan,serta budaya setempat yang berdampak pada kesehatan ibu menjadi sejumlah masalah sekaligus tantangan yang dijawab bidan inspirasional peraih penghargaan CNN Hero of the Year 2011 ini.
Sumber: Klinik Bumi Sehat.
ane sangat terharu membca isah bidan Robin Lim dari amerika ini, semoga ini bisa jadi cotoh untuk orang medis kita.
ReplyDeleteCNN sangat tajam matanya melihat sesuatu yang ada dunia. bali indonesia khususnya.
thank sudah di bagi infonya.. happy blogging
@Wisata Murah
ReplyDeleteSungguh Gan,ane terharu ketika dia menceritakan saudari perempuannya.Ketika itu dokter sibuk terus sehingga tak ada waktu untuk memeriksa saudarinya.Timbul hasrat untuk menjadi seorang bidan.
Benar Gan,semoga Robin Lim jadi pemacu untuk bidan-bidan lain di Indonesia guna megikuti jejak pengabdiannya.
Oh ya tadi malam ane berkunjung,kayanya tuan rumah lagi keluar yach,hehe.
Makasih sahabat terbaik,selamat pagi selamat beraktifitas,happy blogging.
Suatu pemebalajaran nyata untuk kemanusiaan. Jika orang luar saja mampu berdedikasi untuk bangsa lain, seharusnya bisa menjadi cambuk bagi bangsa sendiri. Pernah lihat Bu robin ini di wawancarai di TV...Jika pemerintah cuma membuat program, maka dia jemput orang yang sakit...tanpa perlu ngurus surat "kere" terlebih dahulu...dia pantas mendapatkan penghargaan itu...Happy blogging
ReplyDeletebidan didesaku agak galak,,,
ReplyDeletesalut sama Ibu Robin ini
@Iskaruji dot com
ReplyDeleteBenar tadi pagi sop,ane juga lihat beliau ada di tv.
Pada umumnya klo melihat bidan desa sudah menerapkan sistem "jemput bola" hanya kadang program pemerintah itu yang membuat para bidan terjebak pada satu dilema "kemanusiaan dan program",bila si pasen harus ditindak lanjuti ke RS.
Thanks ya,semoga kedepannya masayarakat kecil tak diribetkan lagi dengan surat kere.Happy blogging too.
@jiah al jafara
Haha,kasian dech lo,bidan desaku baik hati.Thanks ya sop,happy blogging.
wah sob ane terharuuu :'( boleh gak ane ambil ling video itu trus nambahin di blog ane.. pliiiisss ya :)
ReplyDeleteBidan merupakan profesi yg sangat berat, gimana tidak berat, secara dengan bantuan bidan kita bisa lahir dimuka bumi ini... pokoknya salut dgn profesi seorang bidan,,,
ReplyDeleteLuar biasa, jadi inspirasi buat kita semua...
ReplyDeleteNice post :)
@Muhammad Rahman Arif
ReplyDeleteDengan senang hati sop,silahkan.
Maaf telat ku jawab,ane agak sedikit sibuk di dunia ofline,hehe.Thanks ya,happy blogging.
@Asis Sugianto
Sungguh sangat besar jasa seorang bidan sop.
Contoh,seorang bayi terbilang diluar kewajaran,misal besar melebihi normal.Ini akan menyulitkan proses persalinan normal.Si ibu jabang bayi terasa perut dari jam 20.00,bayi baru bisa keluar jam 11.00.Kejadian ini kita sebagai seorang bapa,membuat panik,namun sang bidan dengan sabar dan telaten tanpa lelah berjuang membantu persalinan sambil tak henti memberi suport.Perannya sungguh sangat luar biasa.Thanks sop,happy blogging.
@Ica
Semoga Ica juga termasuk satu bidan teladan ndonesia,amin.Thanks ya,happy blogging.
Aduh gak mau donk buat istri sedih tar anaknya rajin sedih lagi ,hehehehe :)
ReplyDeleteHappy blogging sob..
Sore :)
Perjuangannya bisa dijadikan contoh oleh umat manusia. Salut dengan perjuangan bidan Lim
ReplyDelete@Puisi Kata-Kata Indah Sang Penyair
ReplyDeleteSeorang ibu ketika melahirkan, mulut atas sama 'mulut' bawah harus sama rileksnya dan ini akan mempermudah persalinan,demikian Bu Robin memberi saran.Thanks sop,happy blogging.
@Bagus Sugiarto
ReplyDeleteItulah Gan,perjuangannya yang pantang menyerah,membuahkan penghargaan tertinggi atas pengabdiannya.
Semoga,amin.Makasih ya,happy blogging.
sebenarnya kalau kita cermati, memang orang medis kita lagi ditampar, tapi rupanya mereka semua pada ga sadar malah menjadi jadi..
ReplyDeletesaya turut prihatin dengan cerita adik beliu. dan kondisi itu sekarang yang ramai dibicarkan orang di rumah sakit negeri khususnya.. thanks sob,
iya ne dah 2 malam ga On. salam
@Wisata Murah
ReplyDeleteBenar Gan,begitulah seharusnya para pegiat yang berkecimpung di dunia kesehatan/medis tampil sebagai sosok-sosok penyelamat yang benar-benar mutlak menyelamatkan,agar mereka(oknum kesehatan)tidak merasa tertampar,hehe.
Makasih kembali Gan,happy blogging aje.